Kau pun pergi
Dalam derasnya gemuruh awan
Mungkin angina hanya bersentuhan
Bersama debu debu kepedihan
Yang tak luput dalam keruh nian
Mengharap cinta yang berjatuhan
Dari pendosa dalam kenistaan
Kini cinta pun pergii
Dari haraap yang tak bernadi
Terombang ambing dalam sepi
Mengelu ratapi sunyi
Kini kasih pun berlalu
Dari hati yang merindu
Tanpa arah menentu
Ratapi bahaga tersapu
Dan kini taka da lagi rasa itu
Rasa yang tumbuh seiring syahdu
Bersama benih benihdalam kalbu
Ketika kau hiasi relung hidupku
Kini kau pun pergi
Bersama kenangan yang kau patri
Kenangan yang tumbuh jadi duri

Tidak ada komentar:
Posting Komentar