Manusia
Kitalah manusia itu
Bukan debu yang berlagu
Meski tampaknya syahdu
Tapi logika pun mengelu
Kau bersama kesumat rindu
Buka lelaki dalam beku
Mengkristal berjibaku
Mengaung mencari tuhanmu
Mengaduh kelam dalam pilu
Bukan pahlawan dungu
Yang hanya diam membisu
Memekik dalam pongahmu
Diam mengakar pada batu
Bukan mayat lebam membiru
Membusuk jadi abu
Di keranda hanya menunggu
Adzab perih menyiksamu
Kitalah manusia itu

Tidak ada komentar:
Posting Komentar