DIARY PECUNDANG - Ekademia's Blog

Ekademia's Blog

Life is journey, filled with unexpected miracles

EKADEMIA

test banner

Breaking

Home Top Ad

Responsive Ads Here

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Kamis, 02 Juni 2016

DIARY PECUNDANG

DIARY PECUNDANG

Dentang jarum jam yang runtun mengitari porosnya..
Kuintip dari kejauhan dia tenang bernada
Ku titip sejuta kenangan pada gadis kecil di tepi jalan..
Menanti harap kasih kakaknya yang tak kunjung pulang..
Mengutuk dua bingkai kelopak perhiasan yang dia gantung pada sepi..
Kini tangisnya tak terbendungi, ku rayu senyumnya yang telah mati..
Ku kutuk sial lelaki nista pendusta..
Tinggalkan kasih sunyi berharap pada bunyi ombak pada sore hari..
Kasihnya jingga, tak harap dia datang dalam tawa
Ku intip kembali bola intan yang berbinar..
Bunga mekar yang tergenggam di ujung perpisahan..
Selalu dia nanti dari jauh keraguan..
Sayup sayup tatapan mata terhuyung dalam senja..
Ia tangkupkan kedua tangannya bersama janji parau yang dibuatnya..
Sore itu kusaksikan lelaki hina berlutut mengemis tanya..
Kini bunga termenung menunggu nyanyiannya
Dia terjatuh berserakan bersama tangis kecewa..
Ku bawa gadis kecil itu menepi..
Ku kutuk lelaki bisu yang membujur membatu
Ku ludahi kerongkongannya menangkis haru..
Ku sebut namanya dalam hati 'Aku'

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Bottom Ad

Responsive Ads Here

Halaman