salam hangat
salam setetes rindu
salamku untukmu yang padamu sukmaku berteduh
oh maaf nona,
aku lupa, itu dulu,
kala butiran tetes mutiara fortuna menemaniku
bagai darwis yang senantiasa temani tuannya
menemui sepi sepi dalam sajak sajaknya
kini jangankan sajak,
bait pun tak pernah kujumpa
lumpuh jiwa sirnalah asa
ah, persetan dengan rasa
ku tak mengerti, wahai nona
kejam nian kau
bantai hati yang sedang bersimpuh di pangkuanmu
kau tikam setelah ia lelap dalam pelukmu
ah, iblis memang penuh daya
baginya, laknat adalah cinta
kini jangankan hangat,
atmosfer pun tak dapat ku sengat
sesak bronkus yang terus menerus
dengarkan hati disebrangnya hampir mati
ah sudahlah
salam hangat
salam setetes rindu
salamku untukmu yang padamu sukmaku kau bunuh
Post Top Ad
Responsive Ads Here
Senin, 11 Januari 2016
Tags
# Cinta
Share This
About Anime-Demia Admin
Cinta
Label:
Cinta
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Post Bottom Ad
Responsive Ads Here
Author Details
Ekademia adalah blog tentang hal hal yang gak berguna sama sekali cuma buat ngisi kegabutan gua doang anjingggg

Tidak ada komentar:
Posting Komentar