salam hangat untuk mantan - Ekademia's Blog

Ekademia's Blog

Life is journey, filled with unexpected miracles

EKADEMIA

test banner

Breaking

Home Top Ad

Responsive Ads Here

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Senin, 11 Januari 2016

salam hangat untuk mantan

salam hangat
salam setetes rindu
salamku untukmu yang padamu sukmaku berteduh
oh maaf nona,
aku lupa, itu dulu,
kala butiran tetes mutiara fortuna menemaniku
bagai darwis yang senantiasa temani tuannya
menemui sepi sepi dalam sajak sajaknya
kini jangankan sajak,
bait pun tak pernah kujumpa
lumpuh jiwa sirnalah asa
ah, persetan dengan rasa
ku tak mengerti, wahai nona
kejam nian kau
bantai hati yang sedang bersimpuh di pangkuanmu
kau tikam setelah ia lelap dalam pelukmu
ah, iblis memang penuh daya
baginya, laknat adalah cinta
kini jangankan hangat,
atmosfer pun tak dapat ku sengat
sesak bronkus yang terus menerus
dengarkan hati disebrangnya hampir mati
ah sudahlah
salam hangat
salam setetes rindu
salamku untukmu yang padamu sukmaku kau bunuh

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Bottom Ad

Responsive Ads Here

Halaman